Table of Content

Free Hit Counter

Kamis, 22 September 2011

Istilah-Istilah Dalam Dunia Per-Televisian



Berikut ini ada sekilas daftar istilah yang (mungkin) kurang familiar disekitar kita dalam dunia televisi. Langsung saja antara lain :

ACTION yang kita lihat di layar

“ACTION!” aba-aba sutradara untuk memulai shooting
ACTUALITY suara terekam di lokasi – “suara asli”
ANGLE garis spanjang mana kamera “melihat” subyek – sudut pandang kamera terhadap subyek
ARCHIVE library untuk semua pita video dan naskah
AUDIO suara – bagian dari program
BACKHEADS ringkasan cerita utama sesaat sebelum program berakhir. Juga dikenal sebagai backheadlines
BACK LIGHTING memberi lighting pada subyek dari belakang, baik secara alami (subyek membelakangi matahari) atau dengan lighting buatan
BACK ANNOUNCE Announcement yang dibuat setelah video rekaman atau interview, biasanya seperti : “itu tadi Bapak/ Ibu…”
BARCODE Garis untuk menandai awal dan akhir time code pada cerita
BETACAM video tape penyiaran profesional dalam oksida dan metalik
BOOM MIC Mikrofon diposisikan untuk menangkap dialog, suara, dll dari berbagai angle
BRIDGE OR LINK Kata-kata, musik atau cara tertentu untuk menyambungkan segmen-segmen dalam cerita
CALL SHEET lembaran kertas operator kamera, memuat informasi tentang lokasi, konsep cerita, waktu - kapan kru harus bertemu serta beberapa shot khusus yang diperlukan
CAMERA SHOTS Aerials : diambil dari udara
ANGLE SHOOT : shooting melalui angle yang tidak biasa
BIG CLOSE UP : Shot kepala. Cukup ketat.
CLOSE- UP : biasanya shot kepala dan bahu
CRAB : memindahkan kamera dengan menyamping. Disebut juga dengan tracking
DOLLY : pergerakan halus kamera menuju atau menjauhi subyek. Biasanya merupakan alat bergerak
EXTREME CLOSE UP : shot wajah, misalnya Cuma dari mulut ke mata.
FOCUS PULL : metode dimana objek/ adegan dijadikan fokus oleh kamera atau perubahan fokus dari foreground menjadi background
HIGH SHOOT : seringkali disebut top shot, shot dari atas subyek.
LONG SHOT : shot seluruh obyek (misalnya dari kepala ke kaki)
MEDIUM CLOSE UP : shot dimana kepala, bahu dan dada bagian atas memenuhi frame. Dikenal juga sebagai MCU.
MEDIUM LONG SHOT : shot kira-kira sepertiga kebawah dari frame paling atas dan terpotong kira-kira sampai lutut.
MEDIUM SHOT : shot dari kepala sampai pangkal paha
NODDIES : shot reaksi dari pewawancara (tidak selalu berupa anggukan). Diperlukan pada saat editing.
PAN : pergerakan kamera ke kiri atau kanan dari posisi diam.
P.O.V : point of view – dimana kamera diibaratkan pada posisi si tokoh cerita
REVERSES : Shot pewawancara ketika mengajukan pertanyaan. Dilakukan setelah interview. .dikenal juga sebagai cutaway.
REVERSE TWO SHOT : Sama dengan diatas, tapi diambil dari over shoulder-nya talent, dengan pewawancara sedang mendengarkan/ mengajukan pertanyaan.
TILT : pergerakan kamera naik/ turun dari posisi diam
TRACKING SHOTS : Shot dari kamera bergerak untuk menjaga subyek yang (juga) bergerak, agar tetap pada posisinya di layar
TWO SHOT : shot pewawancara dengan yang diwawancarai
CANS headphones
CHROMAKEY Suatu metode menyisipkan gambar secara elektronik dari kamera atau sumber gambar ke gambar yang dibuat oleh kamera lainnya, misalnya grafik dibelakang presenter news.
CONTINUITY
CONTROL ROOM Ruangan tempat sutradara mengendalikan studio
COPY Setiap cerita tertulis (lihat : script)
COUNTDOWN Sejumlah nomer dengan urutan mundur pada awal program
CREDIT tampilan padaakhir tayangan berisi pihak yg terlibat dalam siaran
CU Close up
CUE Tanda untuk memulai sesuatu
CUT Pergantian shot secara cepat, dari shot satu ke yang lainnya.
“CUT” Perintah sutradara untuk menghentikan shooting
CUTAWAY Shot “reaksi”, sebuah shot yang dapat menarik perhatian sementara dari adegan utama. Dapat digunakan untuk menutupi lompatan waktu atau memperpendeh sequence (lihat :Reverse Shot)
CUTTINGS LIBRARY Perpustakaan referensi untuk menyimpan kliping suratkabar.
DEEP FOCUS Forground, middle ground dan background diperlihatkan dengan jelas.
DIRECTOR (NEWS) Orang yang bertanggungjawab untuk transmisi dari ruang kontrol. Mungkin juga terlibat dalam pra pengemasan cerita.
DISSOLVE Transisi dari satu gambar ke gambar yang lain. Disebut juga mix.
DOWNLINK Alur gambar dan suara dari satelit ke stasiun penerima
DOUBLE EXPOSURE Dua gambar terpisah yang nampak secara simultan di layar.
DUB Menduplikasi suara atau video atau untuk menyisipkan suara tambahan dalam sebuah audio track
DUBBING Penyesuaian antara suara terekam dengan gerakan bibir si aktor atau dengan adegan film(sepertihalnya dengan musik)
EARLY OUT Suatu pilihan mengakhiri lebih awal suatu cerita.
EDITING Memadukan shot2 terpisah di video tape menjadi cerita yang komplit.
ESTABLISHING SHOT Shot yang “membangun” atau yang mengeset adegan.
EYELINE Garis pandang orang ketika melihat sesuatu
FADE IN Dari gelap, shot/ gambar muncul perlahan-lahan
FADE OUT Gambar perlahan menghilang – gelap.
FEEDBACK Suara “bocor” dari sistem lain ke dalam program
FLOOR MANAGER Orang yang mengendalikan studio dan menyediakan hubungan antara yang diwawancarai dengan ruang kontrol.
FOOTAGE Visual di video tape.
FRAME Satu gambar TV. Ada 25 frame per detik dalam sistem PAL
FREELANCER Kamerawan/ reporter yang bekerja lepasan. Disebut jg stringer
FREEZE FRAME Efek yang didapat dengan menghentikan gambar
FX Singkatan for efek – sound efek seperti suara tembakan, sorakan, burung, dll. Bisa didapat di library (sound)
GRAPHICS Penggunaan seni grafis di televisi. Grafik dibelakang presenter, peta, gambar dll. dalam sebuah cerita.
HAND HELD Shooting tanpa tripod dengan kamera ditangan atau dibahu
HEADLINES Gambar yang dgunakan diawal program news untuk mengilustrasikan cerita utama. Biasanya merupakan bagian dari sekuens judul pembuka.
HIGH KEY Teknik pencahayaan yang membuat setting menjadi sangat terang
INSERT EDIT Teknik yang memungkinkan tambahan video dan/ atau suara terpisah, terkumpul di program yang ada
INTRODUCTION Pembuka untuk memberi gambaran cerita utama. Dikenal juga dengan intro.
JUMP CUT Perubahan shot secara tiba-tiba, misalnya menyebabkan perubahan posisi subyek di layar, atau jump dalam hal waktu.
KEY LIGHT Sumber utama pencahayaan dalam sebuah set, yang menggunakan pencahayaan buatan.
LIP SYNC Sinkronisasi suara berbicara dan gambar
LIVE CROSS Peralihan dari presenter di studio dengan reporter di lapangan untuk berita terbaru atau live interview.
LOCATION Semua tempat selain studio atau panggung yang digunakan untuk shooting.
LOW KEY LIGHTING Set dibuat temaram untuk menciptakan ketegangan
MCR Mater Control Room. Lokasi keseluruhan kendali atas input dan output stasiun.Diskenal juga dengan network control.
ROUGH CUT Tahap awal editing, dimana editor menyusun program dari gambar-gambar pilihan. Disebut juga rough edit.
RUSHES Kumpulan2 gambar/ footage yang masih “mentah”
SAFETY Jumlah video yang tersisa antara kata terakhir dan akhir video sebenarnya. Tidak kurang dari 1 detik.
SAT. FEED Satellite feed/ satellite playout.
SCRIPT Cerita tertulis dari program
SECAM Sistem televisi warna, dikembangkan oleh Perancis dan digunakan di beberapa negara
SEGUE Dari cerita satu langsung menuju cerita lainnya, atau dari satu lokasi ke lokasi lainnya tanpa kembali ke presenter.
SEQUENCE Beberapa shot yang diedit bersamaan untuk memberi kesan tindakan yang berlanjut atau memusatkan perhatian pada satu aspek cerita/ adegan
SET Konstruksi buatan, biasanya dikerjakan di studio, yang menciptakan setting seperti kamar atau kota buatan.
SHOTLIST Daftar shot dalam cerita tertentu, untuk membantu pada saat editing dan membuat naskah.

0 comments:

Poskan Komentar